Plandaan – Camat Plandaan Lia Aprilianna Isna Sari, S.STP., M.Si menghadiri rapat koordinasi (rakor) penanganan kebocoran Dam Karet yang berada di Desa Jatimlerek pada Jumat, 2 Januari 2026, pukul 13.00 WIB. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Dam Karet Desa Jatimlerek.
Rapat koordinasi ini digelar sebagai bentuk respons atas adanya kebocoran Dam Karet Jatimlerek yang berdampak pada sistem pengairan pertanian di wilayah sekitar. Melalui rakor ini, para pihak terkait membahas kondisi terkini dam karet, dampak yang dirasakan oleh petani, serta langkah-langkah penanganan yang perlu segera dilakukan secara bersama dan terkoordinasi.
Hadir dalam kegiatan tersebut para Kepala Desa dari Karangmojo, Jatimlerek, Gebangbunder, Plandaan, Tanggung Kramat, Rejoagung, dan Losari. Selain itu, turut hadir perwakilan kelompok tani serta para petani yang selama ini menggantungkan pengairan lahan pertaniannya dari Dam Karet Desa Jatimlerek.

Dalam arahannya, Camat Plandaan Lia Aprilianna Isna Sari, S.STP., M.Si menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, kelompok tani, dan petani dalam menjaga serta menangani permasalahan infrastruktur pengairan. Ia juga menyampaikan bahwa hasil rapat koordinasi ini perlu segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret dan dilaporkan kepada instansi terkait agar penanganan kebocoran dam karet dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan dapat terwujud kesepahaman bersama serta solusi yang efektif guna menjaga keberlangsungan fungsi Dam Karet Jatimlerek dan mendukung keberlanjutan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Plandaan.